Cinta Tawa dan Airmata Part 1 (Ciptaan)
Pagi kawan Kali ini ane bkin posting tentang Cinta tawa dan airmata di part ini ana nyeritain tentang ciptaan dan keagungan tuhan langsung aja ya cikidot :
Pagi kawan Kali ini ane bkin posting tentang Cinta tawa dan airmata di part ini ana nyeritain tentang ciptaan dan keagungan tuhan langsung aja ya cikidot :
CIPTAAN
Tuhan Pemilik kehidupan yang mengambil jiwa dan memberikannya dan menghiasinya. tuhan yang memberikan kepadaku anugrah dan kebaikan. Ia menyuguhkanku dua buah maknan yang sangat manis dan yang sangat pahit. Aku hendak mengambil makanan yang manis tapi serontak dia memarahiku. Dia berkata "Makanan ini mengibaratkan kehidupan antara kesakitan dan kebahgiaan, bila kamu mengambil yang manis ini maka kamu menikmati kebahgiaan jgnlah kamu memakan ini kecuali kamu melupakan masa lalu dan masa depan, karena kegembiraan tidak akan memberikanmu apa-apa hanya akan melintas dan terus hilang. Sedangkan bila kamu memakan yang pahit ini kamu akan merasakan Penderitaan dan akan memberikanmu banyak pelajaran, kau akan memahami arti kebahgian dalam kehidupan, karena penderitaan yang berlimpah dan kau akan senantiasa menjaga dan bersyukur setiap kebahagian yang kau dapatkan."
Tuhan senantiasa memberikan rahmat untuk menjaganya dan memberikan ujian cinta yang memberikan desahan kepuasan keduniawian awalnya, keindahan yang memberikan kenikmatan awalnya. dan dia diberikan kesakitan karena tidak mampu menjalankan amanatnya itu. tapi sesungguhnya itu bukan amarah tuhan melainkan kecintaan Dia, yang membimbing untuk menuju kebijak sanaan dan tuntunan menuju surga. untuk merasuk kedalam relung hatiya melihat yang tidak bisa ia lihat mendengar yang tidak bisa ia dengar. menumbuhkan rasa kasih dan cinta yang nyata dari dalam jiwanya. ia dikenakan pakaian harapan berhias pelangi dari surga. sang surya yang menyinari setiap jalannya, bidadari yang berkeliling tersenyum menemani setiap jejak langkahnya.
Tuhan senantiasa memberikan kasih dan cinta kepada hambanya. memberikan teguran ketika kami hanyut dalam kenistaan dunia, meneduhi manusia dengan bimbingan yang lembut dan penuh kasih.
Tanksya udah di baca unttuk kelanjuannya silahkan baca kelanjutannya di Cinta tawa dan airmata Part 2
Tanksya udah di baca unttuk kelanjuannya silahkan baca kelanjutannya di Cinta tawa dan airmata Part 2






0 komentar:
Posting Komentar